Tujuan dan Fungsi Desain Kemasan

Tujuan desain kemasan dibatasi oleh latar belakang pemasaran yang relevan dan tujuan strategis untuk sebuah merek.

Santai Bersama Cokelatnya SilverQueen

Katagori snack cokelat boleh jadi SilverQueen adalah market leader di Indonesia. Brand SilverQueen memang pantas dikatakan market leader untuk snack cokelat

Makna dalam Sebuah Kemasan

Desain kemasan adalah bisnis kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra,tipografi, dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan. Desain kemasan berlaku unutk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi, dan membedakan sebuah produk di pasar

Kejayaan Ditantang oleh Kesederhanaan: Coca cola vs BIG Cola

Persaingan ketat antara 2 produk minuman cola sudah terjalin sejak lama. Namun beberapa tahun belakangan Coca-cola selalu mendominasi pasar minuman berkarbonasi ini. Jika kita perhatikan di depan toko-toko yang ada di kota-kota besar Chiller merah Coca cola cukup memeriahkan pemandangan

Minute Maid Nutriboost, Paduan Segar Susu dan Buah

Nutriboost adalah perpaduan antara susu dan jus buah. Minute maid bukan yang pertama dan sendirian dipasar minuman susu mix fruit, disana sudah bertengger nama calpico namun calpico tidak akan menjadi pesaing karena calpico adalah susu fermentasi dan calpico dikemasan dalam kemasan tetrapack jadi keduanya tidak akan dipajang berdekatan dirak pajang

Thursday, 4 June 2015

Rokok: Iklan yang Melampaui Batasan

Sejatinya produk rokok telah mendapat banyak hambatan dari sisi periklanan dan pemasaran. Namun bila kita cermati iklan rokok merupakan iklan yang paling kreatif dan cerdas dibandingkan iklan produk lain. Dalam iklan rokok produsen tidak pernah sedikitpun menyuru atau mengingatkan konsumen untuk membeli dan atau merokok. Iklan rokok berusaha menyentuh psikologi konsumen. Iklan rokok menautkan produknya dengan sesuatu yang berbeda yang mungkin kadang itu tidak terkait sama sekali dengan si rokok, tetapi justru konsumen tahu produk yang ditawarkan adalah rokok dan dibenak konsumen berhasil tercipta keterkaitan antara produk rokok dan isi iklannya. Berikut ini adalah beberapa iklan rokok
  1.   Rokok dan sepakbola


Tidak ada keterkaitan rokok dan olahraga, bahkan kalau ditinjau dari sisi kesehatan hubunganya malah negatif. Disini marketer rokok berhasil menyasar targetnya yaitu kaum pria yang suka nonton bola. Dan tidak ada satu produk rokokpun yang menyatakan kata rokok disini. Beberapa diantaranya.

2.       Rokok dan kesuksesan
Dengan tagline yang bagus dan iklan yang mampilkan bagaimana bekerja keras hingga mencapai tujuan sehingga sukses, kaya dan populer. Kembali tidak rokok yang ada hanya logo merek yang muncul di akhir iklan. Targetnya disini adalah anak muda yang masih mencari jati diri.

3.       Rokok dan petualangan
Iklan yang ditampilkan cukup sensional secara visual, saya yakin produsen rokok harus membayar biaya tinggi untuk iklan seperti ini. Aroma petualangan dapat dirasakan setiap orang yang menonton iklan ini.

4.       Rokok dan persahabatan
Semua pasti ingat dengan tagline “sempoerna hijau, gak ada lo gak rame”. Iklan sempoerna hijau khususnya yang ditayangkan beberapa tahun lalu benar-benar kreatif sehingga tak salah jika itu berhasil memenangi panasonic award saat itu. Namun jika kita amati ini cukup berbahaya bagi anak muda yang masih labil.

5.       Rokok dan kreativitas
Yang dimaksud disini adalah Djarum Black. Siapa yang tak kenal Black innovation award. Sebuah penghargaan bagi insan kreatif yang mampu mendesign produk yang berguna bagi masyarakat. Dan jika anda tanya ke masyarakat tentang penghargaan produk inovasi pastinya akan muncul nama Djarum black.


Iklan rokok jauh lebih kreatif dibanding iklan anti rokok, sehingga wajarlah jika peminat rokok masih terus bertambah.

Wednesday, 3 June 2015

Pengaruh Warna pada Desain Kemasan

Warna merupakan aspek yang sangat berpengaruh pada desain kemasan. Pelanggan akan mengidentifikasi warna kemsan atau produk sebelum fitur visual lainya. Warna membedakan kepribadian. Menarik perhatian ke atribut-atribut lainya, dan memungkinkan untuk membuat perbedaan dari kompetitor dalam lingkungan ritel yang ramai. Keputusan pembelian sering dibuat berdasarkan hal tersebut.
Warna dapat digunakan untuk mengidentifikasikan pembuat dan merek. Warna dapat mengidentifikasi budaya, jenis kelamin, usia, etnis, daerah lokal, dan harga atau membedakan elemen-elemen tipografi. Penggunaan warna dengan tepat, dapat menerobos kategori  produk dan mendiferensiasi ragam produk, komposisi, rasa atau aroma suatu lini produk.

Sebagai suatu alat pemasaran, warna dapat menjadi kekuatan persuasif bawah sadar. Sebagai suatu komponen fungsional dari pengelihatan manusia, warna dapat menarik perhatian, menyejukan atau menyakitkan mata, dan perpengaruh pada kesuksesan suatu produk, jasa bahkan interior design. Warna yang salah dapat menjadi kesalahan yang mahal.

Tuesday, 2 June 2015

Memilih Tipe Huruf yang Baik

Pemahaman tehadap jenis huruf dapat membantu desainer dalam mengenali kesamaaan dan perbedaan kareakteristik antar kelompok bentuk huruf. Kategori ini memungkinkan designer membuat pilihan secara tepat untuk baik teks judul maupun lainya. Dengan berbagai pilihan bentuk huruf yang tersedia saat ini dan pemakaian tipografi yang ekstensif sebagai sarana ekspresi, desainer tidak lagi perlu meneliti bentuk huruf berdasarkan kategorisasi tradisional. Kehadiran software dan mesin pencari memungkinkan untuk memasukan deskripsi seperti kesan hangat, dingin, feminim, maskulin, berani, ringan dan sebagainya. Walaupun seorang desainer dimudahkan dengan kehadiran software dalam pemilihan gaya tipografi, desainer tetap harus berhati-hati dalam memilih jenis huruf dan tipografi.
Berikut ini adalah pemahaman dasar tentang tipe huruf dan atribut desainnya.

Huruf Old Style seperti Times New Roman, Bembo, Palatino, Goudy, New Baskerville, Garamond dan Janson. Huruf tersebut:
  1.          Mewakili tulisan tangan resmi
  2.          Mempunyai penampilan yang rapi
  3.          Mempunyai kontras yang rendah (goresan tebal dan tipis yang tidak terlalu berbeda satu sama lain)
  4.          Mempunyai serif pada huruf kecil yang miring
  5.          Mempunyai serif yang diberi tanda kurung
  6.          Mempunyai goresan utama yang melengkung, tidak tajam

·         Pilihan yang tepat untuk badan teks yang panjang
Huruf Modern/serif seperti Bodoni, Times, Fenice dan Madrone. Huruf tersebut:
  1.  Kontras tebal dan tipis yang jelas
  2.  Bagian tipis huruf ditekankan pada vertikal
  3.  Serif yang horizontal, tidak diberikan tanda kurung, dan titik temu goresan mempunyai sudut yang tajam

Huruf Slab Serif/Egyptian/Square Serif seperti Clarendon, New Century Schoolbook, Memphis, Rockwell, dan Aachen, Huruf ini memiliki:
  1. Sedikit kontras bahkan tidak memiliki kontras
  2. Penekanan pada garis vertikal
  3. Garis horizontal yang tebal pada serif

Huruf sans serif seperti Avani Garde, Gill Sans, Frenklin Gothic, Frutiger, Helvetica dan Futura. Huruf Tersebut:
  1. Tanpa serif
  2.  Ketinggian huruf kecil yang cukup tinggi
  3.  Tidak meliliki kontras dan penekanan vertikal
  4.  Tidak ada perbedaan dalam bobot goresan

Huruf Script seperti Zepi Chancery dan Edwardian Decorative. Huruf ini:
  1.  Mewakili tulisan tangan dan kaligrafi
  2.  Mempunyai huruf awal yang besar

Huruf  Decorative
  1.  Memiliki estetika dekoratif
  2. Tidak didesian agar mudah dibaca


Dalam desain kemasan desainer harus membedakan pilihan tipografi dan juga mempertimbangkan aspek komunikasi visual yang lebih luas dari suatu huruf sebelum menggunakannya.

Monday, 1 June 2015

Menunggu Kelahiran Monster yang Telah Tenar itu



Logo tiga guratan cakar acap kali kita jumpai di berbagai perlengkapan mulai dari topi, kaos, jacket, helm, stiker sepeda motor dan lainnya. Logo ini tak lain adalah logo minuman energi bermerek Monster. Monster Energy memang sering mensponsori pergelelaran olahraga atau club olahraga beraliran ekstem. Inilah brand image yang dimunculkan Monster sebagai minuman energy yang mampu membangkitkan energy selevel monster sehingga peminumnya mampu melesat cepat atau beraksi ekstrim atau menjadi superpower sehingga mampu menjadi juara di kelasnya. Tidak heran begitu banyak olahraga dan club olahraga yang disponsori oleh Monster mulai dari kategori motorsport seperti MotoGP, motocross, F1 dan lainya di kategori action sport ada downhill, BMX hingga tinju. Tidak salah kalau di Indonesia logo 3 guratan cakar ini lebih familiar sebagai perlambang keekstreman anak muda ketimbang sebagai minuman para monster. Tentu saja lantaran Monster Energy belum masuk ke Indonesia. Kita nantikan saja masuknya Monster Energy ke Indonesia apakah akan sesukses minuman energy asing lain yang duluan masuk yaitu RedBull aka Kratingdaeng.



Proman, Pria Macho yang ramaikan persaingan dengan botol eksotis




Proman Energenesis pertama diluncurkan pada awal tahun 2012 oleh PT. Sari Enesis Indah sebagai minuman energi berkarbonasi. Produk ini merupakan minuman berkarbonisasi yang beraroma anggur dan diklaim dapat membantu meningkatkan stamina tubuh dan menyegarkan badan saat bekerja keras dan berolahraga, serta mengurangi rasa lelah, letih dan lesu.
Pria dewasa yang tangguh dan macho nampaknya menjadi sasaran segmen pasar Proman, hal ini terlihat dari iklan yang ditampilkan oleh segerombolan lelaki bule yang sedang asik turing ratusan kilometer dengan motor gede mereka. tampilan iklan seperti ini membuat Proman seakan juga menyasar segmen pria yang sudah mapan atau brand ini untuk menengah keatas.
Ketegasan brand ini begitu kentara dalam balutan kemasan botol kacanya yang eksotis. Dengan kemasan seperti ini Proman menjadi penantang serius brand-brand yang energy drink siap minum yang sudah eksis terlebih dahulu seperti Kratingdaeng, Lipovitan, dan M-150. Disini kemasan menjadi nilai plus sendiri bagi Proman botol kaca ukuran 200 ml yang macho dan eyecaching menjadi daya tarik tersendiri kemasanyapun terasa pas di genggaman untuk ukuran pria. Tampilan luar kemasannya berkelir dominan hitam doff memberi aura tangguh dan stabil. Aksen merah dibagian tengah serta logo berwarna gold dengan tipografi yang tegas pada panel display utamanya memberi kesan eksotis tersendiri.
Sementara itu ketiga pesaingnya yang disebutkan diatas tampil dengan ukuran botol yang sama 150 ml, dan tampilan yang tidak jauh berbeda agak mirip botol obat menurut saya.
Rasa yang ditawarkan proman adalah anggur berkanonasi (soda), ketika pertama sekali mencobanya terasa tidak pas dilidah saya namun setelah beberapa tegukan malah terasa asik. Kalau dibandingkan dengan Kratingdaeng menurut saya rasanya lebih asik Kratingdaeng. Efeknya lumayanlah buat begadang kalau di cek containnya Proman ternyata ada 50 mg kafein di dalamnya, mungkin ini yang membuat mereka memasang tagline “energi 5 jam bertumbuh”.
Sekarang Proman tidak lagi tampil dalam kemasan kaca 200 ml namun sudah menambah ke kemasan kaleng siap minum dan kemasan sachet siap saji. Ini pertanda Proman mulai say war kepada minuman energi sachetan seperti Extra Joss dan Kukubima. Tentunya persaingan akan semakin seru karena segmen produk ini sudah ramai dengan para newcomer.



Daun Pisang, Pembungkus Eksotis nan Eksis


   Kali ini kita akan membahas kemasan yang klasik namun tak lekang di telan masa. Kemasan tersebut adalah kemasan berbahan daun pisang. Kemasan daun pisang merupakan bentuk kemasan tradisional yang ditemuai di setiap daerah di Indonesia dalam membungkus produk makanan. Sebagai kemasan daun pisang memiliki kekhasan tersendiri. Tidak hanya tanpilan etniknya yang eksotis namun daun pisang juga mampu memberikan aroma dan warna tambahan bagi makanan yang dikemasnya. Ini terutama terjadi karena daun pisang sebagai kemasan juga ikut dalam proses produksi atau membuatan makanan itu sendiri.
    Berikut ini adalah beberapa panganan yang dikemas dengan daun pisang.









Inovasi Kemasan Ala Take Away Food Packaging


Take away food adalah makanan yang dibungkus lalu dibawa pulang. Tren membawa pulang makanan yang di beli di warung maupun restoran meningkat seiring dengan padatnya aktivitas kerja karyawan. Beberapa restoran makanan melakukan inovasi kemasan bawa pulangnya agar lebih menarik dipandang konsumen mereka.
Beberapa inovasi take away packaging antara lain adalah sebagai berikut.
1.Togo Burger


Kemasan Togo Burger ini memungkinkan konsumen membawa burger, kentang goring dan minuman hanya dengan satu tangan. Secara fungsi sama dengan fungsi kantong kresek tapi inovasi rancangan  Seulbi Kim dari Rhode Island School of Design di Amerika Serikat ini memberikan feel tersendiri ketika anda membawa burger ini kembali ke kantor untuk makan siang.



2.      McDonald
Konsepnya mirip dengan Togo Burger yaitu menyatukan kemasan burger, kentang goring dan minuman dalam satu wadah tersusun, seperti konsep rantanglah. Hanya saya McDonald menggunakan material plastik.

3.  Agile Pack
Design ini dikembangkan oleh Fabio Pereira da Silva dari Una Design di Bento Gonçalves, Brazil. Konsepnya adalah menyatukan wadah makanan dan wadah minuman dalam satu wadah tersusun, mirip dengan design sebelumnya juga hanya disini anda tidak perlu membongkar susunan wadahnya karena tersedia sedotan yang terhubung denga minuman dibagian bawah wadah.



luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com